Mungkin menjadi pertanyaan mengapa Allah SWT memerintahkan kita bangun pagi dan
shalat subuh? Berbagai jawaban dari semua disiplin ilmu tentunya akan banyak
dijumpai dan membedah serta memberikan jawaban akan manfaat shalat subuh itu. Di
bawah ini akan diulas sedikit mengani manfaat shalat subuh, instruksi Allah
sejak 1400 tahun yang lalu.
“Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi
orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui
apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya
(berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak” [HR Al-Bukhari dan
Muslim]
“Setan melilit leher seorang di antara kalian dengan tiga
lilitan ketika ia tidur. Dengan setiap lilitan setan membisikkan, ‘Nikmatilah
malam yang panjang ini’. Apabila ia bangun lalu mengingat Allah, maka
terlepaslah lilitan itu. Apabila ia berwudhu, lepaslah lilitan yang kedua.
Kemudian apabila ia shalat, lepaslah lilitan yang ketiga, sehingga ia menjadi
bersemangat. Tetapi kalau tidak, ia akan terbawa lamban dan malas”.
“Shalat berjamaah (bagi kaum lelaki) lebih utama dari shalat
salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh lima lipat. Malaikat
penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu shalat Subuh”. “Kemudian naiklah
para Malaikat yang menyertai kamu pada malam harinya, lalu Rabb mereka bertanya
kepada mereka - padahal Dia lebih mengetahui keadaan mereka - ‘Bagaimana
hamba-2Ku ketika kalian tinggalkan ?’ Mereka menjawab, ‘Kami tinggalkan mereka
dalam keadaan shalat dan kami jumpai mereka dalam keadaan shalat juga’. ” [HR
Al-Bukhari]
“Barang siapa yang menunaikan shalat
Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Shalat Subuh menjadikan seluruh umat
berada dalam jaminan, penjagaan, dan perlindungan Allah sepanjang hari. Barang
siapa membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya,
sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka” [HR Muslim, At-Tarmidzi
dan Ibnu Majah]
Rutinitas harian dimulainya
tergantung pada pelaksanaan shalat Subuh. Seluruh urusan dunia seiring dengan
waktu shalat, bukan waktu shalat yang harus mengikuti urusan dunia. “Jika kamu
menolong (agama) Allah, maka ia pasti akan menolongmu dan meneguhkan
kedudukanmu” (QS Muhammad : 7) “Sungguh Allah akan menolong orang yang menolong
agamanya, sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa” (QS
Al-Hajj:40)
Dr. dr. Barita Sitompul SpJP,
shalat subuh bermanfaat karena dapat mengurangi kecenderungan terjadinya
gangguan kardiovaskular. Pada studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi lain di
luar negeri, yang dipercaya sebagai suatu penelitian yang shahih maka dikatakan
puncak terjadinya serangan jantung sebagian besar dimulai pada jam 6 pagi sampai
jam 12 siang. Mengapa demikian? Karena pada saat itu sudah terjadi perubahan
pada sistem tubuh dimana terjadi kenaikan tegangan saraf simpatis (istilah
Cina:Yang) dan penurunan tegangan saraf parasimpatis (YIN).
Tegangan simpatis yang meningkat akan menyebabkan kita siap
tempur, tekanan darah akan meningkat, denyutan jantung lebih kuat dan
sebagainya. Pada tegangan saraf simpatis yang meningkat maka terjadi penurunan
tekanan darah, denyut jantung kurang kuat dan ritmenya melambat. Terjadi
peningkatan aliran darah ke perut untuk menggiling makanan dan berkurangnya
aliran darah ke otak sehingga kita merasa mengantuk, pokoknya yang cenderung
kepada keadaan istirahat. Pada pergantian waktu pagi buta (mulai pukul 3
dinihari) sampai siang itulah secara diam-diam tekanan darah berangsur naik,
terjadi peningkatan adrenalin yang berefek meningkatkan tekanan darah dan
penyempitan pembuluh darah (efek vasokontriksi) dan meningkatkan sifat agregasi
trombosit (sifat saling menempel satu sma lain pada sel trombosit agar darah
membeku) walaupun kita tertidur. Aneh bukan? Hal ini terjadi pada semua manusia,
setiap hari termasuk anda dan saya maupun bayi anda.
Hal seperti ini disebut sebagai ritme Circardian/Ritme
sehari-hari, yang secara kodrati diberikan Tuhan kepada manusia. Kenapa begitu
dan apa keuntungannya Tuhan yang berkuasa menerangkannya saat ini. Namun apa
kaitannya keterangan di atas dengan kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”?
Shalat subuh lebih baik dari tidur? Secara tidak langsung hal ini dapat dirunut
melalui penelitian Furgot dan Zawadsky yang pada tahun 1980 dalam penelitiannya
mengeluarkan sekelompok sel dinding arteri sebelah dalam pada pembuluh darah
yang sedang diseledikinya (dikerok). Pembuluh darah yang normal yang tidak
dibuang sel-sel yang melapisi dinding bagian dalamnya akan melebar bila ditetesi
suatu zat kimia yaitu: Asetilkolin. Pada penelitian ini terjadi keanehan, dengan
dikeluarkannya sel-sel dari dinding sebelah dalam pembuluh darah itu, maka
pembuluh tadi tidak melebar kalau ditetesi asetilkolin. Penemuan ini tentu saja
menimbulkan kegemparan dalam dunia kedokteran. “Jadi itu toh yang menentukan
melebar atau menyempitnya pembuluh darah, sesuatu penemuan baru yang sudah
sekian lama, sekian puluh tahun diteliti tapi tidak
ketemu”.
Penelitian itu segera diikuti
penelitian yang lain diseluruh dunia untuk mengetahui zat apa yang ada didalam
sel bagian dalam pembuluh darah yang mampu mengembangkan/melebarkan pembuluh
itu. Dari sekian ribu penelitian maka zat tadi ditemukan oleh Ignarro serta
Murad dan disebut NO/Nitrik Oksida. Ketiga penelitian itu Furchgott dan Ignarro
serta Murad mendapat hadiah NOBEL tahun 1998. Zat NO selalu diproduksi, dalam
keadaan istirahat tidur pun selalu diproduksi, namun produksi dapat ditingkatkan
oleh obat golongan Nifedipin dan nitrat dan lain-lain tetapi juga dapat
ditingkatkan dengan bergerak, dengan olahraga. Efek Nitrik oksida yang lain
adalah mencegah kecenderungan membekunya darah dengan cara mengurangi sifat
agregasi/sifat menempel satu sama lain dari trombosit pada darah
kita.
Jadi kalau kita kita bangun tidur
pada pagi buta dan bergerak, tatkala tamu yang tidak kita inginkan selalu saja
sowan pada setiap pagi gelap, maka hal itu akan memberikan pengaruh baik pada
pencegahan gangguan kardiovaskular. Naiknya kadar NO dalam darah karena exercise
yaitu wudhu dan shalat sunnah dan wajib, apalagi bila disertai berjalan ke
mesjid merupakan proteksi bagi pencegahan kejadian kardiovaskular. Selain itu
patut dicatat bahwa pada posisi rukuk dan sujud terjadi proses mengejan, posisi
ini meningkatkan tonus parasimpatis (yang melawan efek tonus simpatis). Dengan
exercise tubuh memproduksi NO untuk melawan peningkatan kadar zat adrenalin di
atas yang berefek menyempitkan pembuluh darah dan membuat sel trombosit darah
kita jadi bertambah liar dan inginnya rangkulan terus.
Demikianlah kekuasaan Allah, ciptaannya selalu dalam
berpasang-pasangan, siang-malam, panas-dingin, dan NO-Kontra anti NO. Allah,
sudah sejak awal Islam datang menyerukan shalat subuh. Hanya saja Allah tidak
secara jelas menyatakan manfaat akan hal ini karena tingkat ilmu pengetahuan
manusia belum sampai dan masih harus mencarinya sendiri walaupun harus melalui
rentang waktu ribuan tahun. Petunjuk bagi kemaslahatan umat adalah tanda
kasihNya pada hambaNya. Bukti manfaat instruksi Allah baru datang 1400 tahun
kemudian
Tiada ulasan:
Catat Ulasan
Nota: Hanya ahli blog ini sahaja yang boleh mencatat ulasan.