Pages

Sabtu, 15 Februari 2014

Jika kamu BER-IMAN kepada Allah, maka ber-Tawakkallah kepada-Nya saja


Malam ini ada baiknya kita merenungi sejenak masalah Tawakkal, karena ternyata masih ada yang berpikiran bahwa Tawakkal merupakan sikap pasrah diri tanpa melakukan usaha sama sekali, padahal justru ber-Tawakkal itu seharusnya didahului dengan ber-ikhtiar atau ber-usaha semaksimal mungkin. 

"Kepada-Nya lah dikembalikan semua urusan-urusan, maka sembahlah Dia dan ber-Tawakkal-lah kepada-Nya”. [Hud 123].

Kita sadar bahwa Allah selalu punya rencana yang indah bagi kita, namun tidak jarang bertentangan dengan harapan, dan adalah sebuah ciri khas MANUSIA YANG BER-IMAN untuk meyakini bahwa semua yang terjadi pasti yang terbaik baginya.

"Jika kamu BER-IMAN kepada Allah, maka ber-Tawakkallah kepada-Nya saja”. [Yunus 84].

"Hanya kepada Allah hendaknya kamu ber-Tawakkal jika kamu benar-benar orang yang BER-IMAN". [Al-Maaidah 23].

Pada hakekatnya Tawakkal adalah penyandaran diri kepada-Nya guna meraih berbagai kemaslahatan, kita hanya perlu ber-upaya maksimal untuk kemudian apapun hasilnya kita sandarkan kepada-Nya.

“Barang siapa yang ber-Tawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya”. [Ath-Thalaaq 3].

Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

“Sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al-Quran kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar Pengetahuan Kami, menjadi Petunjuk dan Rahmat bagi orang-orang yang ber-Iman”. [Al-A'raaf 52].

Sungguh beruntung orang-orang yang menjadikan Al-Quran sebagai Pedoman & Petunjuknya didalam mengarungi perjalanan panjang di-Kehidupan Dunia ini.

"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang ber-Tawakkal kepada-Nya". [Ali-Imran 159].

Semoga renungan ini bermanfaat bagi yang membacanya agar mampu menjadi Manusia yang ber-Tawakkal kepada-Nya. Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin. [BRH].

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Nota: Hanya ahli blog ini sahaja yang boleh mencatat ulasan.